Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2011

FB dan Komen-komennya

“Masya Allah dan Astagfirullah, tapi seru…” mungkin adalah kata yang akan keluar dari mulut kalian kalo kalian baca tulisan dalam blogku yang episode sekarang, ato bahkan kaget dan langsung jantungan kali ya kalo baca sekarang. Gimana tidak kaget, karena sekarang ini di FB ato populernya adalah FaceBook sebuah situs pergaulan (bener ga pengertiannya?) lagi popular dan rame kasih komen berupa copy paste-an yang panjang kali lebar banget! Iya bener panjang kali lebar banget dan bahkan bisa berbusa-busa mungkin kalo kalian baca komen terbaru yang aku sebut sebagai komen yang “very long insane, but funny” ini. Langsusng aja y abaca aja komen seperti di bawah ini. Ini aku dapetin dari status temenku di FB yang statusnya di komenin sama temennya lagi (tapi nama aku rahasiakan, takut tenar dia dan aku lebih takut lagi karena nanti dia yang lebih tenar bukan aku hehehe)
Berikut komennya : (siap-siap, tarik nafas panjang dan mitosnya kalo bisa baca komen ini dalam sekali atau dalam satu hembusa…

Engkaulah Wanita (mulutnya dua ya??)

Ini adalah kisah keajaibanku soal  wanita, cewek, perempuan, atau kaum hawa, or whatever  you named it. Ini juga sekaligus kisah kekaguman dan rasa kagumku pada kalian kaum wanita, kaum hawa (kaum pelanggar dosa (karena termakan bujukan setan) pertama kalinya di surga karena telah merayu Adam untuk memakan buah khuldi di surga dan akhirnya mengusir Adam dan Hawa dari surga ke dunia fana ini, halah… maaf ya cewek-cewek ini bukan menyudutkan kalian ya, tapi emang bener kan faktanya tentang kisah Adam dan Hawa) hehehe….
Kata orang wanita adalah manusia yang memiliki dua mulut. Iya katanya sih gitu mereka memiliki dua mulut. Entahlah dari mana pernyataan ini berasal dan kalo emang bener mereka punya dua mulut, lalu di mana mulut yang satunya lagi?? Hihihi….
Setelah aku tanya sana-sini, tentang kenapa cewek disebut punya dua mulut adalah karena dilihat dari kadar kecepatan dan banyaknya cerita atau kata yang dapat dikeluarkan oleh cewek saat mereka berbicara atau ngobrol atau apalagi pas lag…

Toiletnya Keren…!

Ini adalah kisah keudikanku di Jakarta, kota yang besar dan banyak sekali mall di mana-mana. Tinggal sebut aja mau mall di ujung utara Jakarta deket laut ada! Yang di ujung barat Jakarta ada! Mau mall yang kecil ada! Yang mau jalan-jalan ke mall yang luasnya seluas perkampungan juga ada! Contohnya di Grand Indonesia, Plaza Indonesia, atau Central Park itu adalah mall yang kamu kalo kecapean padahal baru keliling satu lantainya aja kamu bisa bikin tenda kemah karena sangkin luasnya sedangkan jumlah pengunjungnya tidak terlalu banyak karena sengaja menampilkan kesan eksklusifnya. Di tenda itu kamu bisa istirahat tiduran nanti kalo ditegur satpam bilang aja “maaf pak mau istirahat dulu untuk mengumpulkan tenaga sebelum lanjut ke lantai selanjutnya” aku jamin pasti satpamnya paham dan malah mengijinkan kok. Karena dia sendiri sebenernya capek jaga mall segede itu ya ga pak satpam?? Hehehe….

Nah soal mall yang ada di Jakarta ini aku punya kejadian lucu yang… ya biasalah namanya juga orang …

JAKARTAKU DAN IBUKU

Kembali ke Jakarta lagi?? Fyuh… berat tapi harus. Kayanya tulisan kali ini bakalan jd tulisan tergalau! Hahay… krn hawanya sentimentil terus setelah kembali ke Jakarta. Setelah mudik tujuh setengah hari di rumah di Pemalang rasanya masih kurang terus liburannya, tapi kalo liburan terus dari mana aku bisa dapat uang yang mana uang berguna bagiku untuk menjaga kelangsungan hidupku di dunia ini (halah…). Kedengarannya memang klasik alasanku tadi, tapi emang fakta bahwa aku dari sejak awal datang ke Jakarta adalah dengan niat untuk mencari uang sebanyak-banyaknya, karena tanpa uang aku bukanlah siapa2, kenapa? Ya karena tanpa uang aku ga bisa eksis bo…! Hahaha. Tapi tetap jangan men-Tuhan-kan uang. Walopun itu sulit memang… dan tentu aja karena di Pemalang ga ada kerjaan yang layak!
Hei Pemerintah yang adil dong pembangunannya…!

Kenpa kalo habis mudik bawannya sentimentil terus?? Menurut analisaku sih adalah karena aku anak kos, dan namanya anak kos kan kurang dapat perhatian ya, tentu …

Balada THR, Twitter, dan Lontong Raksasa

Wow… akhirnya keluar juga keputusan dari pemerintah tentang kapan lebaran akan dilaksanakan. Ternyata tema lebaran tahun ini adalah THR alias Ternyata Hari Rabu, beuh… singkatan ini udah beredar luas di mana-mana mulai dari FB sampe Twitter.

Bahkan di twitter beredar luas Timeline dengan isi “Dijual cepat tanpa perantara: Opor ayam, Sambal goreng ati, dan Kari Sapi. Harga Nego! (dari pada Basi).” Kasian banget ya dia pasti udah frustasi tuh, entahlah yang pertama kali bikin timeline ini siapa, tapi ini udah jadi bahan banyolan di twitter semaleman suntuk.

Dan ada lagi guyonan di twitter yang berbunyi “Dengan segala kerendahan hati, dr lubuk yg paling dalam, saya mengucapkan...selamat menjalankan sahur kembali :)” ini aku dapetin dari retweetnya @sudjiwotedjo yang diambil dari tweetnya @Agus_Mulyadi.

Ada lagi yang berbunyi “Breakin news: Kata setan: " Ɣªª'elah.....diiket lagi dong gw......:'(......:'(ua:'(ua˚°º...:'(˚°º baru juga pake sepatu.....” ini aku dapet…

Bos dan Saya

Ini cerita soal dunia kerja. Pada dasarnya yang namanya kerjaan itu selalu memiliki dua sisi yaitu sisi surga itu adalah saat kita gajian. Kita merasa semua yang ada di dunia bisa kita beli saat kita menerima gaji. Dan sisi nerakanya adalah sehari setelah gajian, karena tiba-tiba walla…! Itu gaji di rekening secara ajaib kok tiba-tiba habis aja! Fyuh… Tapi sebenernya yang paling gampang perbedaannya dari pekerjaan adalah sisi surga itu artinya sisi yang berisi kebahagiaan karena jarang ada kerjaan tapi terus digaji tiap bulan (curhat bo!) dan sisi nerakanya adalah sisi berisi penderitaan atopun kesedihan khususnya penderitaan yang disebabkan karena si bos.

Nah soal penderitaan di kantor yang disebabkan karena ulah para bos di tiap kantor yang suka aneh-aneh (maksudnya adalah karena dia adalah bos jadi dia bisa seenak-enaknya dan kita sebagai staf adalah anak buah bos, maka harus nurut apa kata bos). Maka aku punya joke tentang perbedaan siapakah bos dan siapakah staf alias anak buah.…

Terkelupe! (lupe ingatan ya Dok?!)

Saat aku selesai nego dengan si BaBu Tua di depan pasar Mampang, dan si BaBu Tua udah ngeloyor pergi. Tinggalah aku sendiri di depan Pasar Mampang duduk kesakitan di kursi panjang yang emang udah ada di situ, di bawah pohon rindang dan tiang listrik. Angin semilir semerbak, udara panas mengalir dengan lembutnya di wajahku (wiihh… mulai dramatis nih kayaknya). Aku masih gemeteran sendirian duduk di situ dan menahan perih. Tiba-tiba ga tau dari mana datangnya ada tukang ojeg di sampingku duduk di atas motornya. Sebelumnya aku ga tau kalo itu tukang ojek (eh ada yang tau ga penulisan kata OJEK yang bener itu OJEK ato OJEG ya?? Suer deh ini jadi pemikiranku selama berhari-hari,berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan bertahun-tahun, dan akhirnya aku pingsan deh mikirin itu dg mulut berbusa-busa!). karena aku ga tau dia tukang ojek jadi aku nanya gitu aja ke dia. “pak tau ga klinik ato puskesmas deket sini di mana ya?” tanpa bas-basi dia langsung jawab “ada mas di tegal parang jauh kalo dari …

(GoVlog-Umum) BaBu Tua

Kejadian ini ga tau mau dinamakan kejadian apa, apakah kejadian apes, kejadian pelebur dosa, atokah kejadian penebus utang?? Pokoknya serem deh waktu ngalaminnya, tapi karena ini adalah blog konyol dan karena hidupku sudah terlalu suram tanpa ada kejadian ini, maka aku ambil hikmahnya aja bahwa kejadian ini ada lucunya juga lohhh! (fyuh… mau ketawa di atas penderitaan sendiri ah, kasihan gue kaya Prita Mulyani, apaan coba….)

Kejadian penuh rasa cinta, action, dan ketampanan pemerannya itu terjadi tidak lama dari penulisan cerita ini, tepatnya hari sabtu 30 Juli 2011 (lengkap ya bo…) kemarin. Dua hari sebelum puasa. Waktu itu di hari sabtu yang cerah ceria di hari libur itu, aku terbangun dari suatu tempat peristirahatan (istilahnya kaya kuburan bukan??? Peristirahatan terakhir = kuburan! Sial… merinding disko) yang sangat indah, dengan selimut tebal, hangat,dan halus. Kasur yang empuk nyaman tebal terbuat dari bulu angsa. Katanya sih gitu kasur ato bantal terbaik adalah yang terbuat d…

Kasihan Mah...

Ini cerita masih tentang ikan mas koki nih. Kejadiannya udah lama udah lupa kapan tapi kayanya waktu aku masih muda, waktu masih kuliah, waktu masih amit-amit (bagooss… tuh cicak ngetawain gue!). Ini cerita tentang sepupuku, anak dari tanteku, tanteku itu adek dari bapakku, nah bapakku adek dari siapa dong?? Mulai ngelantur… maklum ngetik pas lagi sahur merem melek antara makan, minum, ngetik, dan ntar kayanya bakal terjadi makan sahur pake laptop, ngetik di atas nasbung alias nasi bungkus, ngantuukk… abesss…

Sepupuku ini adalah 3 bersaudara berwujud makhluk kecil persis banget kaya ponakan Donal Bebek trio Kwak Kwik Kwek yang nakal abis, iseng, suka berantem sendiri, usil, ntar kalo udah puas berantem nangis deh bareng-bareng mereka bertiga sambil teriak-teriak dan itu semua barang-barang di sekitar mereka tiba-tiba jadi piring terbang dan aku duduk dengan manis sambil foto-fotoin itu piring terbang siapa tau bisa ku-upload di internet dan bisa dapat nobel tentang UFO (ada ga sih Nob…

This is it! Kolam Koki ala Mas Koki, Ting! (sambil ngedipin mata ala Farah Quin lagi mabok duren)

Ini adalah blog pertamaku setelah tiba-tiba jadi pengin nulis juga setelah baca bukunya Raditya Dika yang di mulai dari bukunya dimana bahan ceritanya diambil dari blog pribadi dia di kambingjantan.com dan sekarang jadi buku yang judul buku pertamanya adalah Kambing Jantan (sama dengan nama blognya). Karena itu aku jadi terinspirasi untuk menulis blog juga, sukur-sukur bisa jadi terkenal juga kaya Raditya Dika! Hahaha… ngarep.com kalo kata anak gaul jaman sekarang mah. Yang aku mau sih rejekinya aja yang kaya dia tp jangan sampe deh kebodohan dan ketololannya nempel ke aku! Tidaaakkk…. Tapi kalo lucunya bisa nempel itu Alhamdu…?? (gaya ustad M. Nur Maulana Trans TV) hahaha… Kenapa nama blognya Kolam Koki? Bukan, bukan karena yang bikin kaya ikan koki, yang gendut, kepalanya gede, matanya keluar (wow… langsung ngaca siapa tau selama ini cermin di kamarku telah mendustakan aku, siapa tau ternyata cermin itu adalah milik Mak Lampir dulunya yang bisa nyirep aku jadi merasa aku ganteng padah…